Sumbawa, 23 Mei 2026 – Dalam upaya mendukung pemulihan pasca kebakaran yang melanda Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para korban. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak, agar mereka segera memiliki tempat tinggal yang layak dan aman.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, melalui Kepala Bidang II BPBD, Dr. Rusdianto AR, menegaskan bahwa percepatan pembangunan huntara ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat yang diwakili oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan mendesak akan tempat tinggal bagi korban kebakaran.
“Pembangunan hunian sementara ini merupakan prioritas kami. Kami berkomitmen untuk menyelesaikannya secepat mungkin agar dapat segera dimanfaatkan oleh para korban yang saat ini masih membutuhkan tempat tinggal,” ungkapnya dalam pernyataan resmi pada Sabtu (23/5/2026).
Hingga saat ini, sebanyak 9 unit rumah huntara telah selesai dibangun dan siap untuk dihuni. Sementara itu, 6 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan, dengan tim di lapangan bekerja secara maraton untuk memastikan bahwa semua hunian dapat diselesaikan tepat waktu.
“Dengan selesainya 9 rumah, kami berharap proses pembangunan 6 unit yang sedang dikerjakan dapat rampung segera. Meskipun beberapa masyarakat sudah mulai menempati hunian yang telah selesai, kami berusaha agar semua korban kebakaran dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak,” jelas Dr. Rusdianto.
Pemerintah setempat berharap bahwa proses pembangunan huntara ini dapat selesai dalam waktu dekat. Dengan demikian, seluruh korban kebakaran di Desa Kalimango dapat segera kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan tempat tinggal, tetapi juga untuk membantu memulihkan kehidupan masyarakat yang terdampak bencana.
Dalam konteks ini, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan saling mendukung dalam proses pemulihan pasca bencana, demi terciptanya lingkungan yang lebih baik dan aman bagi semua.







