Momen Bersejarah: Pelepasan Siswa Kelas 9 MTsN 4 Sumbawa yang Penuh Haru

Sumbawa, 4 Juni 2026 – Di tengah suasana haru dan bahagia, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri acara pelepasan siswa kelas 9 MTsN 4 Sumbawa yang berlangsung di Kecamatan Plampang pada hari Kamis (4/6/2026). Acara ini tidak hanya menjadi momen penting bagi para siswa, tetapi juga menggambarkan komitmen bersama dalam dunia pendidikan di Sumbawa.

Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk Kepala Kemenag Sumbawa, Camat Plampang, Kepala MTsN 4 Sumbawa, komite sekolah, dewan guru, orang tua wali, serta siswa-siswi, berlangsung dengan penuh kehangatan. Dalam sambutannya, Wabup Ansori mengajak seluruh hadirin untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, menandakan bahwa momen ini adalah sebuah perayaan spiritual sekaligus pendidikan.

Momen Bahagia dan Penuh Syukur

Dalam pidato pembukaannya, Wabup Ansori menyatakan bahwa hari pelepasan ini adalah saat yang penuh syukur. “Saya yakin hari ini merupakan pelepasan yang hikmat. Mudah-mudahan anak-anakku semuanya dilepas dengan hikmat dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” ujarnya dengan penuh harapan. Kehadirannya di acara ini menunjukkan betapa pentingnya pendidikan bagi pemerintah daerah, meskipun ia memiliki jadwal yang padat.

“Saya merasa terhormat diundang untuk hadir di acara ini. Walaupun sederhana, kegiatan seperti ini sangat berarti. Ini adalah hari kebahagiaan, hari penyerahan kembali siswa kepada wali murid,” tambahnya, menekankan pentingnya peran serta orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka.

Pendidikan sebagai Tanggung Jawab Bersama

Wabup Ansori juga menekankan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kolaborasi antara tiga pihak: pemerintah, orang tua, dan masyarakat. “Tanggung jawab pendidikan tidak hanya pemerintah. Pertama, pemerintah melalui Kemenag; kedua, orang tua wali; ketiga, masyarakat dan lingkungan melalui komite, camat, kades, RT/RW, dan imam masjid,” tegasnya. Pesan ini mengingatkan semua pihak bahwa keberhasilan pendidikan memerlukan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat.

Mengingat Pentingnya Peran Orang Tua

Dalam sambutannya, Wabup berpesan kepada orang tua agar tidak hanya menyerahkan anak-anak mereka ke sekolah tanpa pengawasan. “Jangan sampai hanya pasrah menyerahkan ke sekolah. Anak-anak perlu kasih sayang, pendekatan, dan curhat. Jika sibuk, bagi waktu. Saya sendiri pernah menjadi tukang ojek antar-jemput anak saat masih di MTsN,” kenangnya, menggugah kesadaran orang tua akan pentingnya keterlibatan mereka dalam pendidikan anak.

Menjunjung Tinggi Budaya Daerah

Wabup juga mengingatkan pentingnya melestarikan budaya daerah dengan mengenakan pakaian adat Samawa setiap Kamis. “Hari Kamis sudah ada edaran berpakaian batik Sumbawa. Ini muatan lokal. Dengan menjunjung tinggi kebudayaan, maka peradaban akan naik. Jika peradaban tinggi, insya Allah masyarakat Sumbawa menjadi masyarakat yang bermartabat,” pesannya, mengajak semua pihak untuk mendukung pelestarian budaya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Tak lupa, Wabup juga membahas program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan dapat memberikan nutrisi yang baik bagi siswa. Ia mengajak orang tua untuk turut serta dalam memantau pelaksanaan program ini. “Orang tua wajib melihat apakah menunya sesuai SOP atau tidak. Beri masukan kepada guru atau perwakilan. Ini program jangka panjang, mari kita awasi bersama,” ujarnya dengan penuh semangat.

Pesan untuk Siswa: Kejar Cita-Cita Setinggi Langit

Kepada para siswa, Wabup memberikan dorongan untuk tidak berhenti mengejar cita-cita mereka. Ia mencatat bahwa dari 10 besar peraih piagam, mayoritas adalah perempuan, menandakan potensi besar di kalangan siswa. “Ini bukan akhir proses, tetapi awal kesuksesan. Kejar terus cita-cita kalian setinggi langit. Ada yang ingin jadi camat, kepala Kemenag, wakil bupati, presiden, menteri. Belajar sungguh-sungguh dan jangan lupa berbakti kepada orang tua. Surga di telapak kaki ibu, keberhasilan ada di telapak kaki bapak,” pesannya, menutup sambutannya dengan harapan yang tinggi untuk masa depan siswa-siswi.

Di akhir acara, Wabup Ansori meminta maaf atas keterlambatannya dan menekankan pentingnya silaturahim di antara semua hadirin. “Mudah-mudahan kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT,” pungkasnya, meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir.

Acara pelepasan siswa ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan simbol harapan dan komitmen bersama untuk masa depan pendidikan yang lebih baik di Sumbawa.

Demokratindo.com

ES

Strive to be good not only for the good of oneself, but also for the good of others. Every step towards self-improvement will have a positive impact on the surrounding environment.

Related Posts

Membangun Masa Depan: Wabup Sumbawa Dorong GP Ansor untuk Berperan Aktif dalam Pembangunan Daerah

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, resmi membuka Konferensi Cabang (Konfercab) X GP Ansor Kabupaten Sumbawa di Hotel Suci, pada Sabtu, 30 Mei 2026. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua PCNU Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, serta perwakilan dari Dandim 1607/Sumbawa dan Kapolres Sumbawa.

Demokratindo.com

Rembuk Kebangsaan: Membangun Sinergi untuk Kesejahteraan Petani dan Peternak di Sumbawa

Wabup H. Ansori menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai jembatan untuk menciptakan gagasan-gagasan strategis yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia mengungkapkan, “Kita harus memanfaatkan berbagai program strategis nasional yang kini hadir di Sumbawa. Ini adalah kesempatan emas bagi kita semua, terutama bagi petani dan peternak.”

Demokratindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *