Sumbawa,15/05/2026 – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, H. Fahri Hamzah, SE., melakukan kunjungan penting ke Desa Kalimango, Kecamatan Alas, untuk bertemu dengan para korban kebakaran. Dalam acara yang diadakan di Rumah Dinas Camat Alas tersebut, H. Fahri didampingi oleh Bupati Sumbawa serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa. Kunjungan ini tidak hanya menunjukkan kepedulian pemerintah pusat, tetapi juga menegaskan peran penting Fahri Hamzah sebagai putra daerah yang berkomitmen untuk memperjuangkan nasib masyarakatnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung, H. Fahri menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk membantu memulihkan kehidupan masyarakat yang terdampak kebakaran yang terjadi pada 21 Maret 2026, yang mengakibatkan 30 rumah hangus terbakar. Ia menjelaskan bahwa pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para korban sedang dipercepat, dengan target penyelesaian dalam dua bulan mendatang. Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan hunian tetap (huntap) setelah huntara selesai. Sebagai putra daerah, Fahri merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa bantuan dan pemulihan berjalan dengan cepat dan efektif.

Respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendapat pujian dari H. Fahri. Menurutnya, langkah-langkah yang diambil oleh Pemkab Sumbawa dalam berkoordinasi dengan pemerintah pusat sangatlah signifikan. “Kecepatan Pemkab Sumbawa dalam menangani bencana ini sangat mengesankan. Proposal desain rumah hunian tetap dan pengadaan lahan untuk huntara dapat diterima dalam waktu seminggu. Bupati dan camat telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa,” ungkapnya. Sebagai wakil dari daerahnya di pemerintahan pusat, Fahri merasa bangga dapat berkontribusi dalam proses pemulihan ini.
Di sisi lain, sosok Hasyim Djojohadikusumo juga patut disoroti dalam konteks ini. Sebagai seorang pengusaha terkemuka dan tokoh nasional, Hasyim telah menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat yang mengalami musibah. Dalam acara tersebut, ia telah berperan penting dengan memberikan bantuan tabungan sebesar Rp10 juta kepada setiap korban kebakaran. Bantuan ini, yang disalurkan melalui Bank Tabungan Negara, merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen Hasyim untuk membantu masyarakat yang terdampak dan memastikan mereka mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk memulai kembali kehidupan mereka.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak, termasuk Hasyim Djojohadikusumo, yang telah memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak. Ia mengungkapkan rasa syukur atas banyaknya bantuan yang mengalir, yang diharapkan dapat membantu para korban bangkit dari musibah yang menimpa mereka.
Dalam kesempatan tersebut, H. Jarot mengajak masyarakat yang terkena dampak untuk tetap bersabar dan bersyukur atas bantuan yang datang. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan segera merealisasikan pembangunan huntara dan huntap sebagai bagian dari upaya pemulihan.
Melalui peran aktifnya, Fahri Hamzah menunjukkan bahwa seorang putra daerah dapat berperan penting dalam kebijakan nasional dan memberikan dampak positif bagi masyarakatnya. Sementara itu, Hasyim Djojohadikusumo menegaskan bahwa solidaritas dan kepedulian terhadap sesama adalah kunci untuk membangun kembali kehidupan yang lebih baik bagi mereka yang telah mengalami kesulitan. Kombinasi dari kedua sosok ini mencerminkan harapan dan kebangkitan bagi masyarakat Sumbawa pasca bencana.





